Kolaborasi Dua Pemimpin Baru Perpat Karimun, Turun Langsung Sambangi Peternak Lele di Meral

 


 

KARIMUN, INFOPERSADANEWS.CO.ID –

Bacaan Lainnya

 


Mengawali kepemimpinan dengan aksi nyata di tengah masyarakat, dua pemimpin baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perpat Kabupaten Karimun dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perpat Kecamatan Meral turun langsung menyambangi warga yang mengembangkan usaha budidaya ikan lele di Kampung Suka Jaya, RT 02/RW 04, Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, Kamis (9/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Perpat untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung potensi usaha lokal yang dapat dikembangkan guna meningkatkan perekonomian dan ketahanan pangan keluarga.

Ketua DPD Perpat Kabupaten Karimun, Yudianovira, A.Md., hadir bersama Ketua DPC Perpat Kecamatan Meral, Bukhari, serta Koordinator Bidang Perikanan dan Pertanian, Syaifulbahri.

Dalam kesempatan itu, Yudianovira menyampaikan dukungan terhadap warga yang telah berinisiatif mengembangkan budidaya ikan air tawar, khususnya ikan lele, sebagai sumber pangan bergizi yang relatif terjangkau dan berpotensi menjadi usaha produktif bagi masyarakat.

Menurutnya, potensi yang sudah berjalan perlu mendapat perhatian dan pendampingan agar dapat berkembang lebih baik. Ia berharap warga dapat membentuk kelompok budidaya sehingga pengembangan usaha bisa dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap kelompok tani dapat dibentuk dan memanfaatkan lahan yang ada untuk budidaya ikan lele, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Yudianovira.

Bukhari Dorong Potensi Ekonomi Warga

Ketua DPC Perpat Kecamatan Meral, Bukhari, turut mengapresiasi warga RT 02/RW 04 Kelurahan Sungai Pasir yang telah berupaya mengembangkan usaha ternak lele.

Bukhari yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda RW 04 menilai, budidaya ikan lele memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber pendapatan masyarakat apabila dikelola dengan baik dan didukung pengetahuan serta keterampilan yang memadai.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi dapat menjadi awal terbangunnya kerja sama antara organisasi, masyarakat, dan pihak terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Melalui pengembangan budidaya ikan lele, kami berharap dapat tercipta peluang usaha baru bagi masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan protein hewani. Potensi yang sudah ada ini perlu kita dorong bersama agar memberikan manfaat bagi warga,” ujar Bukhari.

Syaifulbahri Paparkan Pentingnya Pendampingan Teknis

Sementara itu, Koordinator Bidang Perikanan dan Pertanian Perpat Karimun, Syaifulbahri, yang juga merupakan ASN di Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Karimun, menyampaikan sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam pengembangan budidaya ikan lele.

Menurutnya, peningkatan pengetahuan dan keterampilan menjadi hal penting agar usaha yang selama ini dijalankan warga secara mandiri dapat berkembang dengan hasil yang lebih optimal.

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian meliputi peningkatan pemahaman mengenai teknik budidaya ikan lele, keterampilan mengelola kolam dan hasil panen, peningkatan produktivitas, menjaga kualitas ikan, serta memperluas peluang pemasaran agar produk mampu bersaing di pasar.

Selain itu, pengembangan budidaya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

“Secara teknis, mungkin kita harus menyesuaikan antara cara beternak yang dilakukan secara otodidak dengan ilmu pengetahuan yang benar. Dengan pendampingan yang tepat, kita berharap budidaya ikan lele ini dapat berkembang dan memberikan hasil yang lebih baik bagi masyarakat,” pungkas Syaifulbahri.

Ketua RT Apresiasi Gerak Cepat Perpat

Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua RT 02/RW 04, Nasihin, yang didampingi Ketua RT 03/RW 04, Fauzi.

Keduanya menyampaikan terima kasih atas perhatian dan inisiatif jajaran Perpat yang bersedia turun langsung melihat kegiatan warga. Apalagi, Bukhari belum genap satu bulan menjabat sebagai Ketua DPC Perpat Kecamatan Meral, sementara Yudianovira juga masih tergolong baru memimpin DPD Perpat Kabupaten Karimun.

Menurut mereka, kunjungan langsung seperti ini menjadi bentuk perhatian terhadap potensi masyarakat yang selama ini tumbuh dari inisiatif warga sendiri.

Mereka berharap dukungan tersebut dapat berlanjut melalui pendampingan, pelatihan, serta koordinasi dengan instansi terkait agar usaha budidaya ikan lele di kawasan Kampung Suka Jaya semakin berkembang.

Kehadiran jajaran Perpat di tengah warga diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Bagi warga, budidaya ikan lele bukan sekadar kegiatan beternak, melainkan juga peluang untuk meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka kesempatan usaha yang lebih luas di lingkungan Kelurahan Sungai Pasir.

(Baho)

 

 


Pos terkait

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *