SD Negeri Saribu Jandi Butuh Perhatian Pemkab Simalungun, 286 Siswa Belajar di Tengah Kondisi Bangunan Memprihatinkan

banner 468x60

SIMALUNGUN (Infopersadanews.id)

Kondisi SD Negeri  094115 Saribu Jandi, Kecamatan Pamatang Silimahuta, Kabupaten Simalungun, kembali memperlihatkan wajah miris sarana pendidikan yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pantauan Infopersadanews.id di lokasi menunjukkan sejumlah bagian bangunan sekolah tampak mengalami kerusakan. Plafon terlihat berlubang, dinding mengalami pengelupasan dan bagian bangunan lainnya tampak sudah termakan usia.(Rabu, 19/08/2026)

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena sekolah ini menampung sekitar 286 siswa-siswi. Ratusan anak setiap hari menggunakan fasilitas tersebut untuk mengikuti proses belajar mengajar.

Kepala SD Negeri Saribu Jandi, Libertina Br Sembiring, secara terbuka meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pendidikan agar kondisi bangunan sekolah segera mendapat penanganan.

“Kami sangat berharap adanya perhatian dari Pemkab Simalungun untuk renovasi sekolah. Jumlah siswa kami sekitar 286 orang, sehingga kondisi sarana dan prasarana sangat penting untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan anak-anak dalam belajar,” harap Libertina.

Menurutnya, renovasi bukan semata-mata untuk memperindah tampilan sekolah. Yang lebih penting adalah memastikan keselamatan, kenyamanan dan kelayakan ruang belajar bagi ratusan peserta didik.

Jangan Tunggu Sampai Terjadi Insiden

Kondisi bangunan sekolah tersebut semestinya menjadi alarm bagi Pemkab Simalungun. Pemerintah jangan sampai menunggu adanya bagian bangunan yang ambruk atau kejadian yang membahayakan siswa baru kemudian bertindak.

Dinas Pendidikan Simalungun diminta turun langsung ke lapangan, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik bangunan, mendata kebutuhan perbaikan dan menjadikan renovasi sebagai salah satu prioritas pembangunan pendidikan.

Sebab, berbicara tentang peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya dengan mengejar prestasi siswa. Keselamatan dan kelayakan tempat mereka belajar juga wajib menjadi tanggung jawab pemerintah.

Dengan jumlah siswa mencapai 286 orang, pertanyaannya kini tegas: apakah Pemkab Simalungun akan menunggu bangunan semakin rusak, atau segera mengambil langkah nyata melakukan renovasi?

Ratusan siswa SD Negeri Saribu Jandi berhak mendapatkan ruang belajar yang aman, layak dan nyaman. Jangan biarkan mereka belajar di tengah kondisi bangunan yang terus menua tanpa kepastian penanganan.(J.sinaga)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *