TBM 2 Kebun PTPN IV Regional II Tonduhan Diduga Terbengkalai, Semak Belukar Menutupi Sawit — Manager Malah Blokir Kontak Wartawan?

 


SIMALUNGUN || Infopersadanews. Id

Potret pengelolaan areal perkebunan milik BUMN kembali menjadi sorotan. Areal Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) 2 Afdeling 2 PTPN IV Regional II Kebun Unit Tonduhan diduga tidak terawat dan dipenuhi semak belukar.

Bacaan Lainnya

 


Pantauan Infopersadanews.id di lapangan, sejumlah bagian areal TBM 2 tampak dipenuhi tumbuhan liar seperti anak kayuan, pisang, lompong dan rerumputan tinggi. Bahkan, semak disebut menutupi area piringan tanaman kelapa sawit sehingga kondisi kebun terlihat jauh dari kesan tertata dan terpelihara.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai pemeliharaan, pengawasan serta kinerja manajemen kebun. Sebagai aset perusahaan negara, areal perkebunan semestinya dikelola secara optimal dan mengikuti standar teknis pemeliharaan tanaman yang berlaku.

Jika benar areal TBM dibiarkan dipenuhi gulma dalam waktu lama, publik tentu patut mempertanyakan: siapa yang bertanggung jawab melakukan pengawasan? Apakah pekerjaan pemeliharaan berjalan sesuai rencana dan anggaran perusahaan?

Yang semakin menjadi sorotan, ketika Infopersadanews.id berupaya meminta klarifikasi kepada Manager PTPN IV Regional II Kebun Unit Tonduhan, Andi Limbong, terkait kondisi tersebut, hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh penjelasan.

Bahkan, wartawan mengaku kontaknya telah diblokir. Sikap tersebut menjadi pertanyaan tersendiri di tengah upaya media memperoleh informasi secara berimbang.

Ada apa dengan pengelolaan TBM 2 Afdeling 2 Kebun Tonduhan? Mengapa areal yang merupakan aset perusahaan negara tampak dipenuhi semak belukar? Apakah pemeliharaan tanaman benar-benar berjalan sesuai SOP dan program kerja?

Publik juga berhak mengetahui berapa luas areal yang diduga tidak terawat, berapa anggaran pemeliharaannya, siapa pelaksana pekerjaan, serta bagaimana pengawasan dari pihak manajemen dan Regional Head PTPN IV Regional II.

Infopersadanews.id mendorong Regional Head PTPN IV Regional II turun langsung melakukan pemeriksaan lapangan dan evaluasi terhadap kondisi TBM 2 tersebut. Jangan sampai lemahnya pemeliharaan tanaman berujung pada terganggunya pertumbuhan tanaman, meningkatnya gulma maupun potensi gangguan hama dan penyakit yang pada akhirnya dapat berdampak terhadap produktivitas perusahaan.

Sebagai perusahaan milik negara, setiap jengkal aset perkebunan harus dipertanggungjawabkan pengelolaannya. Bila ditemukan kelalaian, tentu harus ada evaluasi dan tindakan sesuai ketentuan perusahaan.

Infopersadanews.id akan terus memantau dan mengawal pengelolaan aset BUMN demi kepentingan publik.

Ruang Klarifikasi Berimbang:
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Manager PTPN IV Regional II Kebun Unit Tonduhan maupun manajemen PTPN IV Regional II belum memberikan penjelasan terkait kondisi TBM 2 tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi sesuai ketentuan jurnalistik.

(A.S)

 


Pos terkait

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *